Visi dan Misi
VISI :
Berdasarkan Keputusan Peraturan Rektor UPN Veteran Jawa Timur tentang Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025-2029 Nomor 3 Tahun 2025, maka Visi UPN Veteran Jawa Timur “Menjadi Unversitas Berdaya Saing Global Berkarakter Bela Negara”. Visi tersebut sangat relevan dalam mendukung terselenggaranya tugas Tridharma dalam kurun waktu yang telah disepakati yaitu 25 tahun (2015-2039). Visi tersebut telah menjadi landasan strategis selama kurang lebih satu dekade dalam peningkatan daya saing di tingkat Asia.
Transformasi Visi ini diarahkan untuk menyesuaikan strategi universitas dengan dinamika globalisasi, perkembangan teknologi, dan isu keberlanjutan. Dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dan masyarakat berbasis pengetahuan, UPN “Veteran” Jawa Timur berkomitmen menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan global, sekaligus berperan aktif dalam inovasi penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak signifikan bagi pembangunan nasional dan internasional.
Visi ini mengintegrasikan dua elemen strategis yang saling melengkapi :
1. Berdaya Saing Global
Elemen ini menekankan kemampuan UPN “Veteran” Jawa Timur dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi dengan standar internasional. Focus ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta tata Kelola berstandar internasional. Dengan demikian, UPN “Veteran” Jawa Timur dapat menghasilkan lulusan yang kompeten secara internasional, mengembangkan penelitian yang inovatif , serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak di tingkat global. Upaya internasionalisasi kurikulum, pemanfaatan teknologi terkini, dan penguatan jejaring kerja sama menjadi Langkah utama dalam mencapai daya saing global.
2. Berkarakter Bela Negara
Elemen ini menegaskan identitas khas UPN “Veteran” Jawa Timur yang berbasis pada nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, dan tanggungjawab social. Karakter bela negara tidak hanya menjadi pembeda UPN “Veteran” Jawa Timur, tetapi juga landasan moral dalam membentuk lulusan berintegritas, beretika, serta berkomitmen untuk menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa di tengah tantangan
global.
Makna visi UPNVJT dalam mencapai keunggulan Tridharmanya akan mengantarkan UPNVJT ke World Class University yang dilandasi dengan nilai-nilai karakter bela negara dan menjadi Pelajar Pancasila, dijelaskan pada Gambar 2.1 yang diadopsi dari Buku Renstra UPNVJT.
Pada Gambar 1.1 dapat menjelaskan konsep keunggulan pendidikan tinggi dipengaruhi oleh keunggulan input elemen Dosen, Tenaga Kependidikan, Manajemen, Layanan Pendidikan, Sarana Penunjang, Program Pendidikan Pengajaran, Program Penelitian dan Program Pengabdian Masyarkat. Kedelapan elemen tersebut diperlukan proses yang berkesinambungan menuju capaian yang tinggi dalam output dan outcome.
Konsep keunggulan pendidikan tinggi diselaraskan dengan konsep visi UPNVJT yang mengarah pada pencapaian lulusan yang berkarakter Bela Negara dan terwujudnya ppelajar Pancasila, seperti digambarkan pada Gambar 1.2.
Berdasarkan konsep keunggulan pendidikan tinggi yang dipengaruhi oleh keunggulan elemen Dosen, Tenaga Kependidikan, Manajemen, Layanan Pendidikan, Sarana Penunjang, Program Pendidikan Pengajaran, Program Penelitian dan Program Pengabdian Masyarkat, maka UPNVJT mengorientasikan pada elemen manajemen (pengelolaan) yang dijelaskan pada Gambar 1.2. bahwa Elemen keunggulan manajemen dalam pengelolaan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat melalui aktivitas:
1Elemen Pendidikan
Ada 10 rumusan sikap Elemen Pendidikan mendasarkan pada Permendikbud
nomor 53 Tahun 2023, salah satu standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi
kemampuan lulusan berdasarkan sikap dan dijelaskan dalam rumusan sikap adalah:
a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan
agama, moral, dan etika;
c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki
nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta
pendapat atau temuan orisinal orang lain;
f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat
dan lingkungan;
g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara
mandiri; dan
j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
Berdasarkan 10 rumusan sikap, maka direpresentasikan dalam 5 instrumen penilaian karakter yakni minat, sikap, konsep diri, nilai dan moral. Lima instrumen tersebut menjadi salah satu entitas penilaian hasil belajar (softskill) dalam sistem informasi pada penilaian hasil akhir mata kuliah yang mengandung nilai-nilai bela negara yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia atau yakin pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban bagi bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara baik fisik dan non fisik.
Internalisasi karakter Bela Negara dilakukan pada aktivitas pembelajaran di dalam ruang kelas dengan sepuluh menit pada tatap muka pertama dijelaskan integrasi matakuliah dengan karakter bela negara yang mengandung unsur kejujuran, patriotisme dan disiplin. Selain itu, di luar ruang dengan dilakukan outbound belanegara sebagai kompetensi wajib lulusan melalui skema kompetensi bela negara yang tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Proses pembelajaran berbasis digital dilakukan kerjasama dengan spada.ristekdikti.go.id, untuk memanifestasikan secara nyata pembelajaran daring (e-learning) dengan ketetapan materi ajar berupa video diupload di elearning.upn.jatim pada setiap program studi.
Hasil Tugas Akhir wajib di uji kemiripan atau turnitin dan diunggah ke repositori perguruan tinggi yang diintegrasikan di portal Repositori dan syarat kelulusan wajib memiliki publikasi pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional yang terindek pada basis data internasional.
2) Elemen Penelitian dan Pengadian Masyarakat
Terbitnya luaran artikel ilmiah melalui wadah Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang berbasis konsep bela negara, sebagai media untuk memfasilitasi publikasi artikel Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dosen maupun Mahasiswa (hasil riset dan/atau Tugas Akhir dan Tesis) yang berorientasi bela negara selaras dengan Surat Edaran Kemristekdikti Nomor B/323/B-B1/SE/2019 tentang Kewajiban Publikasi Karya Ilmiah Mahasiswa. Artikel ilmiah yang dipublikasikan tidak terindikasi plagiasi berpedoman pada Pertor No 25 tahun 2023. Kesadaran bela negara merupakan satu hal yang esensial dan harus dimiliki oleh setiap Warga Negara Indonesia (WNI), sebagai wujud pemenuhan hak dan kewajibannya dalam upaya bela negara.
Kesadaran bela negara menjadi modal dasar sekaligus kekuatan bangsa, dalam rangka menjaga keutuhan, kedaulatan serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia. Peradaban yang unggul dan mulia melalui masyarakat dan bangsa yang baik (good society and nation), damai, adil dan sejahtera. Hal tersebut selaras dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) mengatur mengenai Upaya Bela Negara yaitu ketentuan Pasal 27 Ayat (3): “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara,” dan Pasal 30 Ayat (1): “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”
Pada Gambar 1.2 dapat dijelaskan juga bahwa hakikat pertahanan negara dalam bela negara yang diadopsi dalam pembentukan karakter bela negara tercermin dalam ciri kerakyatan mengandung makna bahwa orientasi pertahanan diabdikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat, ciri kesemestaan mengandung makna bahwa seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan dan ciri kewilayahan mengandung makna bahwa gelar kekuatan pertahanan dilaksanakan secara menyebar di seluruh wilayah NKRI, sesuai dengan kondisi geografi sebagai negara kepulauan. Ketiga hal ini dicerminkan dalam keunggulan pengelolaan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat yang senantiasa berorientasi pada kearifan lokal yang merefleksikan ciri kerakyatan dan kesemestaan, mengedepankan kemanfaatan penelitian dan pengabdian masyarakat pada ciri kewilayahan melalui kemanfaatan pada wilayah tertinggal, terdepan dan terluar. Rencana jangka panjang FEB merujuk pada rencana jangka panjang UPNVJT akan dicapai melalui tonggak-tonggak capaian atau milestones dalam 5 (lima) tahapan strategis selama 25 tahun yaitu mulai tahun 2015 sampai dengan tahun 2039, tersaji pada gambar 2.3, di bawah ini:
Berdasarkan Visi di tingkat Universitas, maka Visi Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk Periode 2025-2029 adalah “Menghasilkan Lulusan Berdaya Saing Global dan Berkarakter Bela Negara”. Visi ini menegaskan ambisi untuk meningkatkan kualitas lulusan agar kompetitif di taraf internasional, sekaligus mempertahankan karakter bela negara sebagai ciri khas FEB UPNVJT. Dengan penyesuaian visi ini, FEB UPNVJT dapat lebih terfokus pada pengembangan kurikulum berstandar global, mempertahankan akreditasi internasional, peningkatan kerja sama internasional, serta penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif.
Visi ini akan memperkuat peran FEB UPNVJT dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi keilmuan yang diakui di tingkat internasional, namun 22 juga memiliki karakter bela negara yang kuat, seperti integritas tinggi dan disiplin yang kuat. Kebutuhan lulusan tersebut telah diinternalisasi dalam mata kuliah yang tertuang dalam kurikulum masing-masing Prodi sejalan dengan kebutuhan dan tantangan zaman.
MISI :
1. Menyelenggarakan pendidikan ekonomi dan bisnis yang berkualitas, berdaya saing global, serta berorientasi pada pembentukan lulusan yang kompeten dan berkarakter bela negara.
2. Mengembangkan riset berkelanjutan dan inovasi di bidang ekonomi dan bisnis yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat bagi Masyarakat, pemerintah dan dunia usaha.
3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan hasil riset dan kolaborasi lintas disiplin untuk mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dalam kompetensi akademik, profesionalisme, kepemimpinan, dan tata nilai secara global.
5. Mengembangkan sistem pengelolaan organisasi yang efektif, efisien, transparan, serta didukung oleh sarana dan prasarana pembelajaran modern berbasis teknologi digital.
6. Mewujudkan tata kelola fakultas yang baik dan bersih (good faculty governance) guna mencapai akuntabilitas dan kinerja yang berkelanjutan.
7. Membangun dan memperkuat kemitraan strategis dengan industri, lembaga pemerintah, masyarakat, dan institusi global untuk memperluas penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di bidang ekonomi.

